Foto & Tulisan oleh : Herman Santoso
Apa yang ada dalam benak anda ketika melihat atau mendengar nama Gunung Kidul?.pasti yang nampak dalam benak adalah gugusan bukit kapur dengan pohon-pohon yang meranggas!.memang Kabupaten paling luas dari Yogyakarta ini terkenal karena kekeringan dan sulit Air,tetapi itu tidak semuanya .masih ada bagian dari Kabupaten ini yang belum anda ketahui sepenuhnya, salah satunya adalah tentang keberadaan Sungai bawah tanah yang terus memancarkan airnya sepanjang tahun.Sungai bawah tanah ini terletak di Dusun Gelaran, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo,tepatnya di dalam Goa vertikal (Luweng) yang oleh penduduk setempat dinamai Goa Pindul.Untuk menuju kawasan ini diperlukan waktu sekitar 25 menit dari pusat kota Wonosari.| Stalaktit Watu gong |
Saya dan teman saya pun bersiap siap dengan mengenakan perlalatan pengaman dan kelengkapanya,dua orang guide membantu saya yang memang agak kesulitan menggunakan pelampung di badan.selesai menggunakan alat pelindung dua orang gude mengantar saya ke lokasi goa pindul,masya allah yang terlihat dimata saya adalah air yang bening kehijauan dan sebuah goa dengan aroma alami yang begitu kental, perlahan kami memasuki area goa dengan sang guide menerangkan detil bagian bagian dalam goa sementara pandanganku tertuju pada stalagtit yang begitu besar(waraga menyebunya pasak bumi) di tengah tengah goad an ternyata setelah saya bertanya stalagtit itu masih terus tumbuh dan belum sampai menyentuh dasar goa,selain stalagtit yang berukuran besar, ada juga sebuah stalagtit yang mempunyai bunyi nada yang enak ketika kita pukul, namanya watu gong(batu gong).Hewan-hewan yang hidup di goa selain ikan ternyata masih ada kelelawar yang bergelantungan pada dinding-dinding goa serta beberapa burung wallet yang membuat sarang di beberapa lekukan goa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar